Lensa Kontak, Keuntungan dan Kerugian
Koreksi Lensa Kontak
Lensa kontak adalah cara paling umum yang dipilih pasien untuk memperbaiki penglihatan mereka. Mereka memiliki beberapa keunggulan dibandingkan kacamata, tetapi dapat menyebabkan masalah juga.
Keuntungannya termasuk penglihatan yang lebih baik karena koreksi pada permukaan mata, dan bidang penglihatan yang lengkap.
Beberapa masalah juga dapat terjadi akibat keausan lensa kontak, jadi harus berhati-hati untuk kronik lensa kontak menghindari masalah ini. Banyak dokter merujuk pasien mereka ke dokter mata untuk evaluasi dan pengobatan masalah terkait lensa mereka.
Bagaimana lensa kontak merusak mata?
Kontak dapat menyebabkan banyak masalah pada mata, tetapi hanya beberapa diagnosis yang biasa ditemui dapat menyebabkan masalah yang parah. Konjungtivitis papiler raksasa, keratopati belang-belang, dan ulserasi adalah tiga masalah yang paling bermasalah.
Konjungtivitis Papiler Raksasa (GPC)
GPC terjadi karena lensa kontak terlalu banyak dipakai, baik terlalu banyak jam per hari, atau terlalu pemasangan lensa kontak banyak hari berturut-turut. Gejala berupa gatal, ketidakmampuan memakai lensa sepanjang hari, dan keluarnya lendir.
Keratopati belang-belang
Pakaian berlebih juga dapat menyebabkan masalah pada permukaan kornea, di mana lapisan atas sel rusak. Dokter mata melihat goresan kecil di kornea yang disebabkan oleh penurunan oksigen ke sel-sel tersebut.
Koreng
Ancaman paling potensial untuk penglihatan adalah ulkus kornea. Dalam kasus ini, bakteri menembus permukaan kornea, menyebabkan infeksi yang tampak seperti bercak putih. Jika tidak diobati, infeksi ini bisa menembus dan menyebabkan infeksi di dalam mata.
Bagaimana kita dapat mencegah masalah lensa kontak?
Hal terpenting yang harus dilakukan pasien adalah mengontrol keausan lensa kontak mereka. Meskipun banyak lensa dirancang dan disetujui untuk dipakai semalam antara 2 dan 4 minggu, kebanyakan dokter mata merekomendasikan pelepasan dan pembersihan malam hari. Penyebab paling umum dari masalah terkait lensa kontak adalah pakaian berlebih, dan sebuah penelitian besar menunjukkan bahwa pemakaian semalam empat belas kali lebih mungkin menyebabkan bisul daripada faktor risiko lainnya.
Apakah ada alternatif yang lebih aman selain memakai lensa kontak?
Tentu saja, kacamata adalah cara paling aman untuk memperbaiki penglihatan tanpa risiko terkena lensa kontak. Karena kacamata tidak menyentuh mata, tidak menimbulkan masalah. Sebaliknya, karena jauh dari mata, maka tidak memberikan penglihatan setajam lensa kontak. Lensa kontak yang kaku atau keras bahkan lebih baik karena mengapung di permukaan mata, secara efektif menghaluskan bintik-bintik kasar, memberikan penglihatan terbaik.
Comments
Post a Comment